
Jika Anda berlibur ke China jangan lupa mencoba teh perawan. Selain dipetik dengan cara unik, menggunakan bibir, teh ini dipetik para gadis yang memiliki ukuran bra minimal cup C. Dengan keunikan proses pemetikannya,teh ini menawarkan nilai seni yang tinggi.
Seperti dilansir Daily Mail, setelah dipetik dengan bibir, daun teh dari pegunungan subur di wilayah Gushi, Provinsi Henan ini dimasukkan ke dalam mulut. Baru kemudian ditaruh di keranjang kecil yang terletak di sela-sela dada mereka yang disebut Chaliuqing.
Proses pemetikan daun teh ini berdasarkan legenda yang hidup di China. Legenda menyebut, daun teh harus dipetik sejumlah peri dengan mulut mereka. Saat air mendidih dituangkan untuk menyeduh teh, maka peritersebut akan menguap ke langit.
Untuk melestarikan legenda ini, perusahaan teh di China memekerjakangadis-gadis cantik dengan bayaran £50 atau setara dengan Rp700 ribu per hari.










